Thursday, April 19, 2012

Pecinta bodoh

Ketika kau mencintai seseorang, semua akan terasa indah. Dan mungkin yang menhancurkan keindahannya ketika mereka yang kau cintai tak pernah sadar akan kehadiranmu, atau bahkan pergi untuk mengabaikanmu.

Ketika kau menjadi seorang pencinta, kau selalu ingin tau apa, dimana, mengapa, kapan, dan kegiatan lain dari orang yang kau cintai. Terlebih lagi, kau tau apabila kau mengetahui lebih banyak dari yang seharusnya, kau akan sakit hati. Ku rasa, itulah yang disebut Pencinta yang hanya mempunyai nafsu yang sangat besar untuk memiliki seseorang yang dicintainya.

Ada juga seorang pencinta yang bodoh, bahkan sangat bodoh. Dia membiarkan orang yang paling disayanginya menyayangi orang lain di depan matanya, dia tidak sanggup untuk menangis dihadapan mereka, karena rasa cintanya yang sangat besar. Pencinta bodoh hanya ingin orang yang disayanginya bahagia. Pecinta bodoh bahkan tidak ingin melukai seseorang yang dicintainya. Matanya, ibarat mercusuar, yang selalu ingin tau keadaan seseorang yang dicintainya, dan juga orang yang disintai oleh seseorang yang dicintainya tersebut.
Pecinta bodoh seringnya sakit hati karena perbuatannya sendiri. Dia berpura-pura tegar, asalkan seseorang yang dicintai, bahagia. Pecinta bodohnya agaknya menahan air mata yang ingin jatuh karena sudah lama terbendung di lautan hati. Dia sakit hati, dia diam, dia rindu, dia menangis, tapi dia berdoa, semoga orang yang sangat dicintainya selalu dilindungi-Nya. Dia tidak berharap banyak untuk bisa bersama dengan seseorang yang dicintainya, dia hanya ingin di sepanjang hidupnya dia masih bisa merasakan indah cinta, walaupun sepihak. Dia hanya ingin orang yang disayanginya tertawa, dan tidak akan pernah menangis, karena jika itu terjadi, dia akan merasa gagal untuk menjaga. Apa yang kau jaga Pencinta bodoh? Bahkan dia sedang berbahagia diatas penderitaanmu yang berpura-pura tidak pernah mencintainya. Dia tertawa, dia takkan menangis untukmu hei..Pencinta bodoh.
Dia sibuk menjadi Pencinta yang penuh nafsu. Apa iya kau akan terus seperti ini? Mencintai, mencintai tapi tak seorangpun kau perbolehkan tau atas perasaanmu?
Kau memang bodoh, bodoh, bodoh!