Ketika kau mencintai seseorang, semua akan terasa indah. Dan mungkin yang menhancurkan keindahannya ketika mereka yang kau cintai tak pernah sadar akan kehadiranmu, atau bahkan pergi untuk mengabaikanmu.
Ketika kau menjadi seorang pencinta, kau selalu ingin tau apa, dimana, mengapa, kapan, dan kegiatan lain dari orang yang kau cintai. Terlebih lagi, kau tau apabila kau mengetahui lebih banyak dari yang seharusnya, kau akan sakit hati. Ku rasa, itulah yang disebut Pencinta yang hanya mempunyai nafsu yang sangat besar untuk memiliki seseorang yang dicintainya.
Ada juga seorang pencinta yang bodoh, bahkan sangat bodoh. Dia membiarkan orang yang paling disayanginya menyayangi orang lain di depan matanya, dia tidak sanggup untuk menangis dihadapan mereka, karena rasa cintanya yang sangat besar. Pencinta bodoh hanya ingin orang yang disayanginya bahagia. Pecinta bodoh bahkan tidak ingin melukai seseorang yang dicintainya. Matanya, ibarat mercusuar, yang selalu ingin tau keadaan seseorang yang dicintainya, dan juga orang yang disintai oleh seseorang yang dicintainya tersebut.
Pecinta bodoh seringnya sakit hati karena perbuatannya sendiri. Dia berpura-pura tegar, asalkan seseorang yang dicintai, bahagia. Pecinta bodohnya agaknya menahan air mata yang ingin jatuh karena sudah lama terbendung di lautan hati. Dia sakit hati, dia diam, dia rindu, dia menangis, tapi dia berdoa, semoga orang yang sangat dicintainya selalu dilindungi-Nya. Dia tidak berharap banyak untuk bisa bersama dengan seseorang yang dicintainya, dia hanya ingin di sepanjang hidupnya dia masih bisa merasakan indah cinta, walaupun sepihak. Dia hanya ingin orang yang disayanginya tertawa, dan tidak akan pernah menangis, karena jika itu terjadi, dia akan merasa gagal untuk menjaga. Apa yang kau jaga Pencinta bodoh? Bahkan dia sedang berbahagia diatas penderitaanmu yang berpura-pura tidak pernah mencintainya. Dia tertawa, dia takkan menangis untukmu hei..Pencinta bodoh.
Dia sibuk menjadi Pencinta yang penuh nafsu. Apa iya kau akan terus seperti ini? Mencintai, mencintai tapi tak seorangpun kau perbolehkan tau atas perasaanmu?
Kau memang bodoh, bodoh, bodoh!
no matter what i do, there's always happiness and sadness.. Do you guys wanna join my story?? See, read, even comment. :)
Thursday, April 19, 2012
Saturday, April 7, 2012
*scream out loud*
Entah kenapa malam ini gue jadi mellow, bener-bener mellow semellow-mellownya mellow.
Gue rindu mereka yang biasanya tiap malam say "Hi!" or any else.
Gue agak depresi yah sebenarnya, kenapa juga gue gampangling-lung belakangan ini, sampai akhirnya ke-egoisan gue itu sendiri yang menyerang gue balik.
Rasanya itu men...kayak kejebak ama jebakan yang dibuat sendiri. Terserah deh, mau bilang nyambung apa gak. Yang jelas malem ini gue bener-bener kangeeeeeeeeen banget sama orang yang tiap harinya gue kangenin..
Ah sial, kadang gue ngerasa ini sebenernya gue hidup cuma buat di kecewain orang lain? Atau apa sih? Atau emang mereka aja yang punya sifat kayak gitu? Segala jenis manusia udah hampir gue temuin..tapi gak semua sesuai harapan. Nah jadi masalah lo apa ky? Gue bingung men, bener-bener bingung sebingung-bingungnya orang yang lagi kebingungan.
Gue kesepian sih gak gitu-gitu juga yah, kalau emang gue mau, sampe pagi pun gue cari bahagia di luar sana. Tapi, sebenernya bukan itu yang gue mau! Di dalam men, ada yang retak parah. Di hati gue men, ada yang hancur. Ah sial!! Gue bencinya jadi cewe karena yang ini ni.. Apa-apa kalau gak tahan banting dikit, langsung netes. Gue ga lemah, sama sekali ga lemah. Gue lebih suka pendam apa-apa, tapi kadang gue ga tahan. Nah iya, kadang orang-orang yang terdekat itu sendiri yang menghancurkan gue. Apa gak #JLEB banget rasanya???!!
Apa karena emang sugesti gue atau apa, emang dari awal 2012 ini gue layas banget bersikap sama orang.
Ah men, gue kadang ga tahan nahan ini semua, gue butuh orang yang bener-bener bisa gue percaya, tapi gue juga belum temuin. Gue punya batas sabar, gue punya batas untuk tahan memendam, kadang gue bisa meledak, tapi gue ga bisa. Kadang yang nyiksa banget itu, ya itu tadi, gue meledak, dan ntah kapan ledakan itu berhenti.. Gue bosan men, i need something different!!
I need someone or something i can hold everytime, i don't need a perfect one to share, i just need someone who can keep all my secrets.
Terkadang, aku tak pintar untuk menunjukkan rasa!! Itu menyiksa, itu menyiksa, itu menyiksa, itu menyiksa!!
Ini hari ter-monkey!! T.T
Gue rindu mereka yang biasanya tiap malam say "Hi!" or any else.
Gue agak depresi yah sebenarnya, kenapa juga gue gampangling-lung belakangan ini, sampai akhirnya ke-egoisan gue itu sendiri yang menyerang gue balik.
Rasanya itu men...kayak kejebak ama jebakan yang dibuat sendiri. Terserah deh, mau bilang nyambung apa gak. Yang jelas malem ini gue bener-bener kangeeeeeeeeen banget sama orang yang tiap harinya gue kangenin..
Ah sial, kadang gue ngerasa ini sebenernya gue hidup cuma buat di kecewain orang lain? Atau apa sih? Atau emang mereka aja yang punya sifat kayak gitu? Segala jenis manusia udah hampir gue temuin..tapi gak semua sesuai harapan. Nah jadi masalah lo apa ky? Gue bingung men, bener-bener bingung sebingung-bingungnya orang yang lagi kebingungan.
Gue kesepian sih gak gitu-gitu juga yah, kalau emang gue mau, sampe pagi pun gue cari bahagia di luar sana. Tapi, sebenernya bukan itu yang gue mau! Di dalam men, ada yang retak parah. Di hati gue men, ada yang hancur. Ah sial!! Gue bencinya jadi cewe karena yang ini ni.. Apa-apa kalau gak tahan banting dikit, langsung netes. Gue ga lemah, sama sekali ga lemah. Gue lebih suka pendam apa-apa, tapi kadang gue ga tahan. Nah iya, kadang orang-orang yang terdekat itu sendiri yang menghancurkan gue. Apa gak #JLEB banget rasanya???!!
Apa karena emang sugesti gue atau apa, emang dari awal 2012 ini gue layas banget bersikap sama orang.
Ah men, gue kadang ga tahan nahan ini semua, gue butuh orang yang bener-bener bisa gue percaya, tapi gue juga belum temuin. Gue punya batas sabar, gue punya batas untuk tahan memendam, kadang gue bisa meledak, tapi gue ga bisa. Kadang yang nyiksa banget itu, ya itu tadi, gue meledak, dan ntah kapan ledakan itu berhenti.. Gue bosan men, i need something different!!
I need someone or something i can hold everytime, i don't need a perfect one to share, i just need someone who can keep all my secrets.
Terkadang, aku tak pintar untuk menunjukkan rasa!! Itu menyiksa, itu menyiksa, itu menyiksa, itu menyiksa!!
Ini hari ter-monkey!! T.T
Friday, April 6, 2012
Hujan Yang Tertunda (Part 1)
"Sial! Ah kok hujan lagi?", gerutuku pagi ini. Tak lama kemudian, HP ku berdering tanda seseorang meneleponku.
"Ah, Ricky nelpon! Ada angin apa ya?",ku berbicara sendiri karena girangnya. Setelah itu, aku pun mengangkat telepon dari pujaan hatiku itu. Selang setengah jam kemudian, dan pembicaraan singkat itu selesai, aku pun berkemas diri, karena Ricky, pujaan hatiku mengajakku pergi jalan-jalan di sekitar taman, sore ini. "Semoga nanti sore tidak hujan!", pintaku dalam hati dengan penuh harapan dan senyum tipis. Aku memilih baju terindahku untuk pergi bersamanya nanti, dress ungu terang yang sangat bagus menurutku. Aku pun belajar berdandan sendiri, karena selama ini, ibuku lah yang selalu mendadaniku. Ini hari libur, tapi tak seorangpun berda di rumah, Ibuku dan Ayahku pergi ke Amerika untuk waktu yang cukup lama, 6 bulan. Kakak laki-lakiku, Rian, lebih suka berkumpul dengan teman-teman club Skateboard nya. Ah terkadang, dunia yang begitu banyak penghuninya, tetap saja sepi buatku. Bahkan dirumah yang sebesar ini, aku hanya sendiri? Aku? Seorang mahasiswi di salah satu Universitas ternama di Jogjakarta, yang hanya mempunyai beberapa teman dekat, dan selalu merasa kesepian ini bagaikan bunga indah diantara tumpukan batu-batu kering di pinggir jalan raya. Tapi, untungnya hadirnya Ricky, kakak seniorku di kampus berhasil menyedot pikiranku setiap harinya. Kami berdua mulai dekat, sejak masa orientasi kampus, 3 bulan yang lalu. Bagiku, dia menyebalkan kala itu, tapi mengapa sekarang menjadi pusat perhatianku setiap hari? Waktu itu, ketika hari kedua masa orientasi kampus, aku yang tidak begitu mengenal titik-titik pos tempat kami harus berhenti, tiba-tiba seorang Ricky yang sebelumnya kejam dan menakutkan, bisa menjadi ramah dan baik hati ketika melihatku kesusahan. Padahal, semua teman-teman yang ku kenal pada masa orientasi kampus bilang, kalau Ricky, ketua panitia masa orientasi kampus tahun ini adalah seorang laki-laki yang terlalu tegas, hingga semua bawahannya terlalu segan, tapi dialah yang pantas dikatakan sebagai sosok pemimpin. Ah persetan dengan kalian katakan padaku, aku tetap saja tak suka padanya, dia terlalu kejam, tidak akan merubah pikiranku terhadapnya walaupun dia pernah berbuat yang tak pernah ku pikirkan sebelumnya, yaaa yang bersikap baik itu.
Tapi, sekarang? Dialah yang mengisi hari-hariku. Dialah yang selalu membuatku tersenyum, dan setiap hari, hanya dialah yang ku fikirkan. Tak pernah ku sadari mengapa orang yang begitu ku benci, sekarang menjadi orang yang sangat aku kagumi, dan apakah dia juga mengagumiku, seperti aku menganguminya?
---------------------------------------
"Ah, Ricky nelpon! Ada angin apa ya?",ku berbicara sendiri karena girangnya. Setelah itu, aku pun mengangkat telepon dari pujaan hatiku itu. Selang setengah jam kemudian, dan pembicaraan singkat itu selesai, aku pun berkemas diri, karena Ricky, pujaan hatiku mengajakku pergi jalan-jalan di sekitar taman, sore ini. "Semoga nanti sore tidak hujan!", pintaku dalam hati dengan penuh harapan dan senyum tipis. Aku memilih baju terindahku untuk pergi bersamanya nanti, dress ungu terang yang sangat bagus menurutku. Aku pun belajar berdandan sendiri, karena selama ini, ibuku lah yang selalu mendadaniku. Ini hari libur, tapi tak seorangpun berda di rumah, Ibuku dan Ayahku pergi ke Amerika untuk waktu yang cukup lama, 6 bulan. Kakak laki-lakiku, Rian, lebih suka berkumpul dengan teman-teman club Skateboard nya. Ah terkadang, dunia yang begitu banyak penghuninya, tetap saja sepi buatku. Bahkan dirumah yang sebesar ini, aku hanya sendiri? Aku? Seorang mahasiswi di salah satu Universitas ternama di Jogjakarta, yang hanya mempunyai beberapa teman dekat, dan selalu merasa kesepian ini bagaikan bunga indah diantara tumpukan batu-batu kering di pinggir jalan raya. Tapi, untungnya hadirnya Ricky, kakak seniorku di kampus berhasil menyedot pikiranku setiap harinya. Kami berdua mulai dekat, sejak masa orientasi kampus, 3 bulan yang lalu. Bagiku, dia menyebalkan kala itu, tapi mengapa sekarang menjadi pusat perhatianku setiap hari? Waktu itu, ketika hari kedua masa orientasi kampus, aku yang tidak begitu mengenal titik-titik pos tempat kami harus berhenti, tiba-tiba seorang Ricky yang sebelumnya kejam dan menakutkan, bisa menjadi ramah dan baik hati ketika melihatku kesusahan. Padahal, semua teman-teman yang ku kenal pada masa orientasi kampus bilang, kalau Ricky, ketua panitia masa orientasi kampus tahun ini adalah seorang laki-laki yang terlalu tegas, hingga semua bawahannya terlalu segan, tapi dialah yang pantas dikatakan sebagai sosok pemimpin. Ah persetan dengan kalian katakan padaku, aku tetap saja tak suka padanya, dia terlalu kejam, tidak akan merubah pikiranku terhadapnya walaupun dia pernah berbuat yang tak pernah ku pikirkan sebelumnya, yaaa yang bersikap baik itu.
Tapi, sekarang? Dialah yang mengisi hari-hariku. Dialah yang selalu membuatku tersenyum, dan setiap hari, hanya dialah yang ku fikirkan. Tak pernah ku sadari mengapa orang yang begitu ku benci, sekarang menjadi orang yang sangat aku kagumi, dan apakah dia juga mengagumiku, seperti aku menganguminya?
---------------------------------------
Subscribe to:
Posts (Atom)